Lompat ke isi

Ukhuwah Makhluqiyah

Dari Kupipedia

Informasi Artikel:

Tanggal Terbit : 08 April 2026
Penulis : Nadhirah

Dalam kerangka etika sosial Islam, relasi tidak hanya dibangun antar manusia, tetapi juga mencakup hubungan dengan seluruh makhluk. Konsep yang menggambarkan relasi tersebut dikenal sebagai ukhuwwah makhluqiyyah (الأخوة المخلوقية), yaitu persaudaraan yang didasarkan pada kesamaan sebagai ciptaan Tuhan. Perspektif ini memperluas pemahaman tentang persaudaraan, dari hubungan antarmanusia menuju hubungan yang melibatkan seluruh entitas dalam kehidupan.

Secara terminologis, makhluqiyyah merujuk pada seluruh ciptaan, baik manusia, hewan, tumbuhan, maupun lingkungan alam secara keseluruhan. Sementara itu, ukhuwwah menunjukkan adanya keterikatan yang melibatkan kepedulian, tanggung jawab, dan relasi yang saling terhubung. Dalam konteks ini, ukhuwwah makhluqiyyah dipahami sebagai bentuk kesadaran bahwa seluruh makhluk berada dalam satu sistem kehidupan yang saling bergantung.

Dalam pandangan Islam, manusia diposisikan sebagai bagian dari ciptaan yang memiliki tanggung jawab terhadap makhluk lain. Relasi ini tidak bersifat dominatif semata, tetapi juga mengandung dimensi etis yang menuntut adanya perlakuan yang adil dan tidak merusak. Dengan demikian, hubungan antara manusia dan makhluk lain tidak hanya dilihat dari aspek pemanfaatan, tetapi juga dari aspek pemeliharaan dan keseimbangan.

Pembahasan dalam buku Implementasi Moderasi Beragama Bersama Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi beragama tidak hanya berkaitan dengan hubungan antarindividu, tetapi juga dengan cara manusia memperlakukan lingkungan dan makhluk lain. Kesadaran terhadap keberagaman ciptaan menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan yang harmonis dan berkelanjutan.

Perspektif dari buku Jihad Kebangsaan dan Kemanusiaan Nahdlatul Ulama memperlihatkan bahwa tanggung jawab sosial dalam Islam mencakup dimensi yang luas, termasuk hubungan dengan alam. Keterlibatan dalam menjaga lingkungan, menghindari eksploitasi berlebihan, serta memperhatikan keseimbangan ekosistem dipahami sebagai bagian dari praktik nilai keagamaan. Dalam konteks ini, persaudaraan tidak hanya dimaknai dalam relasi manusia, tetapi juga dalam keterhubungan dengan seluruh makhluk.

Rujukan dari buku Islam and Peacebuilding in the Asia-Pacific menunjukkan bahwa upaya membangun perdamaian tidak hanya terbatas pada hubungan antar manusia, tetapi juga berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan. Konflik yang terjadi dalam masyarakat sering kali memiliki keterkaitan dengan perebutan sumber daya, sehingga pendekatan yang memperhatikan keseimbangan ekologis menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas sosial. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan dengan alam memiliki implikasi terhadap kehidupan sosial yang lebih luas.

Dalam praktik kehidupan sehari-hari, ukhuwwah makhluqiyyah tercermin dalam sikap yang memperhatikan keberlangsungan makhluk lain. Tindakan seperti menjaga lingkungan, tidak merusak ekosistem, serta memperlakukan hewan secara layak menjadi bagian dari implementasi konsep ini. Relasi tersebut menunjukkan bahwa manusia memiliki peran dalam menjaga keseimbangan kehidupan secara keseluruhan.

Konsep ini juga berkaitan dengan prinsip keberlanjutan yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian lingkungan. Dalam kerangka ini, pemanfaatan sumber daya dilakukan dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap makhluk lain dan generasi yang akan datang. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa persaudaraan dengan seluruh makhluk memiliki dimensi jangka panjang.

Ukhuwwah makhluqiyyah mencerminkan perluasan makna persaudaraan dalam Islam yang tidak terbatas pada hubungan antarmanusia. Konsep ini menempatkan seluruh ciptaan sebagai bagian dari sistem kehidupan yang saling terhubung. Dengan demikian, relasi yang dibangun tidak hanya berorientasi pada kepentingan manusia, tetapi juga pada keseimbangan dan keberlanjutan kehidupan secara keseluruhan.

Referensi:

  1. Kementerian Agama Republik Indonesia. Implementasi Moderasi Beragama Bersama Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Kementerian Agama RI, 2022.
  2. Asmani, Jamal Ma’mur. Jihad Kebangsaan dan Kemanusiaan Nahdlatul Ulama: Menyongsong Era Keemasan 1 Abad NU 2026. Yogyakarta: IRCiSoD, 2022.
  3. Osman, Mohamed Nawab Mohamed (ed.). Islam and Peacebuilding in the Asia-Pacific. Singapore: World Scientific, 2017.