Difabel dan Penyandang Disabilitas: Perbedaan antara revisi
Tampilan
←Membuat halaman berisi ''''<u>Informasi Artikel:</u>''' {| |Sumber Original |: |[https://sapdajogja.org/2025/03/perempuan-disabilitas-bergerak-20-perempuan-penyandang-disabilitas-dari-seluruh-indonesia-ikuti-sekolah-perempuan-disabilitas-tahap-pertama-yang-diselenggarakan-oleh-sapda-dengan-dukungan-women/ SAPDA] |- |Tanggal Terbit |: |2025 |- |Penulis |: |Media SAPDA |} {| |Artikel Lengkap: [https://sapdajogja.org/2025/03/perempuan-disabilitas-bergerak-20-perempuan-penyandang-disabilita...' |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 3: | Baris 3: | ||
|Sumber Original | |Sumber Original | ||
|: | |: | ||
| | |PLD UIN Sunan Kalijaga | ||
|- | |- | ||
|Tanggal Terbit | |Tanggal Terbit | ||
|: | |: | ||
| | | - | ||
|- | |- | ||
|Penulis | |Penulis | ||
|: | |: | ||
| | |Arif Maftuhin | ||
|} | |} | ||
{| | {| | ||
|Artikel Lengkap: [ | |Artikel Lengkap: [http://pld.uin-suka.ac.id/2014/09/difabel-dan-penyandang-disabilitas.html Difabel dan Penyandang Disabilitas] | ||
|} | |} | ||
Saya wajib menulis artikel ini sebelum semua menjadi salah kaprah. Sebab, penyebaran kesalahannya sudah mulai terjadi dari ruang-ruang pertemuan ke media massa. Kalau mereka yang di luar gerakan tidak tahu penggunaan tepatnya, bisa dimaklumi. Tetapi, mereka yang aktif di gerakan difabel pun sudah turut, larut. | |||
'''Difabel''' | |||
Istilah "difabel" adalah kata eufimis yang dipilih oleh sekelompok teman-teman aktifis. Kelompok yang paling banyak menggunakan adalah LSM-LSM di wilayah DIY dan Jateng, tanpa mengecualikan mereka yang juga menggunakan istilah ini di berbagai penjuru Indonesia lainnya. | |||
Istilah "difabel" berasal dari Bahasa Inggris "''differently abled''"atau disingkat ''diffabled'' (lihat sini). Istilah yang di Amerika Utara muncul pada tahun 1990-an ini lalu diadposi oleh para aktifis di Indonesia menjadi "difabel". | |||
Kata difabel adalah kata benda (''noun'') mengacu kepada "manusia"nya, yaitu orang yang menyandang perbedaan level fungsi jasmani dan rohani (dulu: penyandang cacat). Karena itu, kita bisa menggunakan istilah "kaum difabel" sebagaimana kita menggunakan istilah "kaum pendatang", yang berarti "sekelompok orang difabel." | |||
[[Kategori:Informasi dan Opini Kupibilitas]] | [[Kategori:Informasi dan Opini Kupibilitas]] | ||
[[Kategori:Info Kupibilitas]] | [[Kategori:Info Kupibilitas]] | ||