Kongres Ulama Perempuan: RUU PKS Tidak Melegalkan LGBT: Perbedaan antara revisi
Tampilan
←Membuat halaman berisi ''''<u>Informasi Artikel Berita:</u>''' {| |Sumber Original |: |[https://www.tribunnews.com/tribunners/2020/06/09/nyai-badriyah-fayumi-ulama-feminis-fenomenal-nu-masa-kini TribunNews] |- |Penulis |: |KH. Imam Jazuli, Lc., M.A |- |Tanggal Tayang |: |Selasa, 9 Juni 2020 07:15 WIB |} {| |Artikel Lengkap: '''''[https://www.tribunnews.com/tribunners/2020/06/09/nyai-badriyah-fayumi-ulama-feminis-fenomenal-nu-masa-kini Nyai Badriyah Fayumi, Ulama Feminis Fenomenal NU Mas...' |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 3: | Baris 3: | ||
|Sumber Original | |Sumber Original | ||
|: | |: | ||
|[https://www.tribunnews.com/ | |[https://www.tribunnews.com/nasional/2021/06/24/kongres-ulama-perempuan-ruu-pks-tidak-melegalkan-lgbt TribunNews] | ||
|- | |- | ||
|Penulis | |Penulis | ||
|: | |: | ||
| | |Larasati Dyah Utami | ||
|- | |- | ||
|Tanggal Tayang | |Tanggal Tayang | ||
|: | |: | ||
| | |Kamis, 24 Juni 2021 19:13 WIB | ||
|} | |} | ||
{| | {| | ||
|Artikel Lengkap: '''''[https://www.tribunnews.com/ | |Artikel Lengkap: '''''[https://www.tribunnews.com/nasional/2021/06/24/kongres-ulama-perempuan-ruu-pks-tidak-melegalkan-lgbt Kongres Ulama Perempuan: RUU PKS Tidak Melegalkan LGBT]''''' | ||
|} | |} | ||
'''TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA''' - Majelis Musyawarah Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) menyatakan dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) sama sekali tidak melegalkan praktik LGBT seperti yang disangkakan sejumlah pihak. | |||
Hal ini disampaikan Masruchah, Sekretaris Majelis Musyawarah KUPI setelah pihaknya membaca dan mempelajari draft yang ada di RUU PKS baik yang lama maupun yang terbaru. | |||
"Saya kira di dalam RUU itu, tidak ada pembahasan sedikitpun terkait dengan orientasi seksual LGBTQ," kata Masruchah dalam konferensi pers yang diselenggarakan Komnas Perempuan, Kamis (24/6/2021). | |||
KUPI menilai tidak ada penyimpangan dalam RUU PKS. | |||
[[Kategori:Berita KUPI]] | [[Kategori:Berita KUPI]] | ||
[[Kategori:Berita 2021]] | [[Kategori:Berita 2021]] | ||
Revisi terkini sejak 9 April 2026 14.27
Informasi Artikel Berita:
| Sumber Original | : | TribunNews |
| Penulis | : | Larasati Dyah Utami |
| Tanggal Tayang | : | Kamis, 24 Juni 2021 19:13 WIB |
| Artikel Lengkap: Kongres Ulama Perempuan: RUU PKS Tidak Melegalkan LGBT |
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Majelis Musyawarah Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) menyatakan dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) sama sekali tidak melegalkan praktik LGBT seperti yang disangkakan sejumlah pihak.
Hal ini disampaikan Masruchah, Sekretaris Majelis Musyawarah KUPI setelah pihaknya membaca dan mempelajari draft yang ada di RUU PKS baik yang lama maupun yang terbaru.
"Saya kira di dalam RUU itu, tidak ada pembahasan sedikitpun terkait dengan orientasi seksual LGBTQ," kata Masruchah dalam konferensi pers yang diselenggarakan Komnas Perempuan, Kamis (24/6/2021).
KUPI menilai tidak ada penyimpangan dalam RUU PKS.